Home

by Putri Wakhdani
0 comment
Maybe surrounded by
a million people 
I still feel all alone
I just wanna go home
     Tiba-tiba aja, lagu ini terngiang di kepalaku. Wajar saja, aku sedang sendiri dan aku sangat membutuhkan teman. Aku bosan. Kespian. Dan aku tak tahu apa yang harus aku lakukan untuk menghibur diriku sendiri. ketika aku mendengar lagu ini, aku jadi teringat akan sebuah artikel yang pernah aku baca di sebuah buku. Dan aku benar-benar merasakan hal ini.
     Aku butuh rumah. Rumah untuk melampiaskan segala hal. Kebahagianku, kesedihanku, tangisku, tawaku, kebingunganku, ke abstrakan ku, ke gilaanku, ke senduanku, kemarahanku, aku membutuhkannya. Rumah yang aku makdsud disini bukanlah sebuah rumah fisik. Dengan jendela dan pintu yang melekat di dinding. Bukan rumah dengan banyak kamar, ruang makan, dapur, ruang tamu, bukan. Tetapi, rumah yang aku maksudkan disini sama artinya dengan rumah yang sudah aku deskripsikan tadi. Dapat melindungi kita dari segala hal. Tempat yang membuat kita merasa nyaman. tempat yang membuat kita dapat beristirahan dan berfikir akan banyak hal. Tempat yang dapat menerima kita dalam keadaan apapun. Tempat yang akan selalu sabar menunggu. Tempat yang akan selalu ada jika kita membutuhkan. Tempat yang sangat aku impikan.
     Kesepian itu gaenak. Jujur deh. Kesepian itu menyakitkan. Tapi lebih menyakitkan jika kita tidak memiliki “rumah”. Se kesepian apapun kita, jika kita memiliki rumah, maka rumah itu akan meramaikan hati kita dan kitapun tak akan merasa kesepian. Dengan adanya “rumah”, hidup tidak lagi terasa hampa. Dengan adanya “rumah”, se sedih apapun kita, kita pasti akan tetap merasa bahagia.

 

You may also like

Leave a Comment