Assalamualaikum semua, apa kabar? Semoga kalian dalam keadaan baik-baik saja…. Hari ini, seperti judul yang sudah saya berikan, saya ingin bercerita tentang ilmu fiqih yang baru saja saya dapatkan kelengkapannya semalam yaitu tentang “Adab Wanita Ketika Keluar Rumah”

     Duh kok jdi terlalu baku seperti ini ya? Mungkin rasanya kurang nyaman. Oke, kita santai saja belajarnya ya ^^. Jadi, ketika kita sebagai wanita muslim ingin bepergian ke suatu tempat, kita juga harus memiliki adat, syarat, dan ketentuan-ketentuannya…. Jadi, ada 9 syarat yang harus aku pelajari ketika kta sebagai seorang muslim bepergian karena kita sebagai seorang muslim yang baik harus terlihat sebagai seorang muslimah yang berwibawa. Jadi tak akan ada seorangpun yang berani melakukan tindakan yang “tidak-tidak” dengan kita seperti yaaa mungkin kalian telah mengerti. Oke sekarang aku akan sebutin ke Sembilan syarat itu:

     1.Memakai jilbab yang syar’i
          Kalo inisih pasti, sebagai seorang muslim, selain pakaian yang sopan dan menutu aurat, kitapun harus memakai jilbab atau kerudung karena rambut adalah part of our aurah (bagi wanita yaaa). Tapi ada kata syar’i disini. Syar’i yang dimaksud disini adalah yng sesuai dengan aturan. Dan aturannya itu adalah: tidak boleh transparan, panjangnya sampai menutupi (maaf) dada, tidak transparan dan tidak ketat. Tapi kalian harus ingat! ISLAM TIDAK MELARANG KITA UNTUK MEMODELKAN JILBAB KITA, ASAL SYAR’I. Islam itu simple kok asal kita tahu dan ngikutin ajarannya aja. Lagipula, semua ajaran, perintah, dan larangannya itu ada alasannya jugakok. Kalian tahu alesannya? Karena ya seperti yang sudah aku sebutkan tadi, untuk menghindari dari hal-hal yang kan diperbuat oleh lawan jenis atau bahan sesame jenis. Lagian ap salahnya sih kita mencoba untuk memakai hijab yang syar’i? Udah enak, ngerasa nyaman dan terlindungi lagi. Dan Allah pasti melindungi jugalah karna kita sudah mentaati perintahnya.

     2.Tidak boleh bepergian jauh tanpa mahram
          Jadi yang dimaksud dengan syarat yang kedua ini adalah kita harus bepergian dengan sesame mahramnya. Contohnya: ayah, adik, kakak, paman, atau yang lainnya. Dan yang dimaksud dengan bepergian jauh ini adalah pergi ebih dari satu hari atau menginap dan jauhnya yaa seperti diluar kota, dan lain-lain. Teapi tenang aja, masih ada keringanan kok untuk orang yang (mungkin) ingin bersekolah diluar negri tetapi tidak ada mahramnya. Tapi tetep dong demi keamanan an kenyamanan, ada syaratnya. Yaitu, ketika sedang beragkat teta harus diantar oleh yang mahram dan mahram kita harus make sure kalo tempat yang akan kita tinggali atau singgahi itu aman dan terpercaya. Jadi bagi para pelajar seperti saya yang mungkin ingin pergi ke luar negri untuk melanjutkan studinya tapi tak ada mahra yang bias menemani untuk stay lebih dari satu tahun (misalnya), don’t worry be happy! Kalian masih bias melanjutkan mimpi atau keinginan kalian yang satu itukok, tapi tetap, harus menjalankan syaratnya, ok? (:

     3.Menndukkan pandangan
       
       Nah mungkin yang satu ini agak berat juga ya buat kita sebagai seorang muslimah. Tetapi ini memang sangat penting untuk dilakukan ketika kita bepergian jauh. Tundukkan pandangan! bukan maksudnya jaan terus nunduuuk terus nanti nabrak, bukan. Tetapi yang dimaksud disini adalah jika kita melihat seorang lawan jenis, kita harus mencoba untuk menghindari pandangan atau bahkan melakukan eye contact dengan mereka. Karena seperti yang udah aku ulang-ulang dari tadi sampai mungkin kalian bosan, utuk keamanan dan kenyamanan kita juga selama epergian. Daripada pulang tinggal nama atu sudah terkotori? Lebih baik lakukan syarat ini saja. Gak susah kok. Oke, kalo yang aku pernah denger ada orang bilang “pandangan pertama adalah nikmat”. Oke, pandangan pertama memang bukan termasuk dosa. Tetapi kalo kalian memandang dan sampai di ikutin si dia yang lagi kalian pandang sampe ga kedip-kedip, itusih dosa namanya. Jadi kalo misalkan kalian pergi ke suatu tempat berpemandangan indah, pandangilah pemandangannya. Bukan yang lagi  “ikutan” mandang juga, karna syaitan berada dimana-mana, jadi berhati-hatilah! *muka serem*

     4.Berbicara wajar

 “Hai isteri-isteri nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertaqwa. Maka janganlah kamu “tunduk” dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada “penyakit dalam hatinya”, dan ucapkanlah perkataan yang baik” [al-ahzab:32]
  Ayat diatas tadi sudah menjelaskan dengan cukup detai tentang bagaimana adab kita sebagai seorang muslimah yang baik dan benar tentang adab berbicara. Berbicara  sesuai keperluannya, terus kalo bicara juga jangan di lebay-lebaykan. Maksud aku disini dilebai-lebaykan adalah suara dengan arti mendayu-dayu atau dengan dibuat-buat sehingga terdengar lebih lembut ditelinga orang lain. Berbicaralah dengan normal. Dan aku akan jelasin kenapa ada dua kata-kata yang aku kasih kutip. yang pertama tadi adalah tunduk. Tunduk yang dimaksud di dalam al-Qur’an itu adalah  berbicara dengan sikap yang menimbulkan keberanian rang lain untuk berbuat jahat. Yang kedua adalah dalam hati mereka yang ada penyakit. Yang dimaksud disitu adalah orang yang mempunyai niat berbuat srong atau yang tidak-tidak dengan wanita, seperti melakukan zina dan lain-lain, jadi berbicara itu boleh tetapi ingat batasan-batasannya dan berbicaralah menggunakan kata yang baik agar tidak menyinggung perasaan orang lain.

     5.Tidak boleh melenggak-lenggok

         Jadi yang dimaksud disini adalah ketika kita berjalan diluar rumah, janganlah berlenggak lenggok hingga memperlihatkan lekukan tubuh kalin. Tubuh kalian adalah harta krun yang tidak bias dilihat atau bahka dimiliki oleh sembarangan orang. Buat apa berlengak lenggok kalau berjalan normal itu lebih terasa nyaman? Sebenarnya yang kelima ini mudah saja kita lakukan dan aku ingatkan lagi: Ini untuk keamanan dan kenyamana kalian semua sebagai seorang muslimah yang baik dan benar. Jadi, yagitu :D.

     6.Menghindari memkai wewangian yang berlebihan

          Jadi ya seperti syaratnya yang tdi, kita boleh saja sebenarnya memakai wewangian seprti parfum dn lain-lain. Tetapi janganlah kalian memakai wewangian yang terlalu mencolk hingga tercium sapai jark 1km misalkan…. Jadi y seperti itulah.

     7.Tidak boleh menghentakkan kaki ketika berjalan

          Bukan maksudnya kita harus jaln melayang, tetapi jika kalin memakai gelang kaki atau sebagainya (perhiasan di kaki) lebih baik jangan dihentakkan kakinya untuk menunjukkan atau memamerkan perhiasan yang ada itu karna yaa untuk kenyamanan dan kenyamana kita sebagai muslimah juga bukan?

     8.Tidak boleh mencampur diri dengan lawan jenis

          Jadi yang dimaksud disini adalah jangan kalian berdesak-desakan dengan yang bukan sejenisnya atau mahramnya, karena selain semit dan takutnya kalian kejeit disitu, ya untuk apa? Mengapa kita tidak menunggu aja supaya tidak terjadi sesuatu yang buruk dengan kita. Aku pernah diceritakan bahwa ada seseorang wanita pada zaman rasulullah SAW. Jadi wanita itu ingin mengambil air disumur karna air pada saat itu langka atau susah untuk disapat. Jai ketika dia sampai disumur, dia melihat banyak sekali laki-laki yang berkerumun untuk mengambil air dari sumur itu. Karna banyak sekali, jadi dia hanya menunggu dan karena air sangat langka untuk didapat, jadi diapun sangat ama menunggu. Dan ketika itu salah satu sahabat rasulullah datang dan menawarkan bantuan untuk mengambilkan air. Dan akhirnya wanita itupun pulang dengan membawa air yang tadi diambilkan oleh sahabat rasulullah itu. Jadi kesimpulannya, berhati-hatilah ketika berasa di tempat keramaian yang ada banyak orang yang bukan mahramnya.

     9.Tidak boleh menyepi dengan lawan jenis

          Daaaaaan ini adalah syart yng terakhir ketika kita ingin keluar rumah atau bepergian jauh, TIDAK BOLEH MEYEPI ATAU BERDUAAN DENGAN LAWAN JENIS! Mengerti??? Karena kalian tahu bahwa syaitan berada dimana-mana dan bias saja terjadi hal yang tidak diinginkan ketika kita berduaan dengan lawan jenis. Maka dari itu hindarila dan jika kalian tahu ada seseorang yang ingin berbuat itu ya ingatkanlah kepada mereka karena mungkin saja mereka belum tahu.

Itulh kesembilan syarat yang telah aku terangkan tadi, maf jika ada kata-kta yang salah atu ketikan yang salah karena kesempurnan hanya datang dari Allah SWT. dan maaf sekali jka bahasanya memang terlalu santai untuk menerangkan teori seberat dan sebaku ini, terimakasih telah membaca(: .

         

         

     
    

You may also like

Leave a Comment